Material handling equipment yang akan digunakan oleh pabrik hendaknya diseleksi sesuai dengan kebutuhan pabrik. Tidak hanya itu, dalam memilihnya harus memerhatikan spekifikasi dari perlengkapan material handling tersebut dan rancangannya disesuaikan dengan tata letak ruang pabrik.

Dalam proses produksi, bahan baku yang diterima dari pemasok akan dipindahkan dari tempat penyimpanan bahan baku ke tempat produksi untuk diolah menjadi barang jadi atau biasa disebut produk jadi yang kemudian nantinya barang jadi hasil produksi tersebut akan dipindahkan lagi ke gudang penyimpanan barang jadi (Finished Goods Store) dari gudang barang jadi selanjutnya akan dipindahkan lagi ke distributor untuk didistribusikan ke pelanggan. Pemindahan Bahan baku maupun barang jadi tersebut harus ditangani dengan baik dan efisien sehingga proses produksi dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan yang direncanakan. Proses pemindahan bahan baku maupun barang jadi tersebut pada umumnya disebut dengan proses Material handling atau proses penanganan Bahan.

Denko adalah perusahaan yang bergerak dibidang penyediaan kebutuhan untuk Industri serta penjual material handling dan mesin-mesin perkakas untuk proses produksi. Denko melayani Sales, Service, Spare parts, Rental, Trade In juga Modifikasi sesuai kebutuhan customer diseluruh Indonesia. Denko memiliki kantor pusat di Jakarta, dan kantor cabang di kota besar Indonesia yaitu di Bandung, Surabaya dan Semarang. Denko selalu memakai prinsip mengutamakan kualitas, harga serta pelayanan terbaik untuk mementingkan hubungan jangka panjang dengan semua pelanggan. Dengan bergitu tidak akan menghalangi atau menghambat proses produksi yang pada akhirnya didapatkan manfaat yang maksimal bagi perusahaan.

Berikut ini merupakan faktor-faktor teknis yang butuh diketahui disaat memilih material handling equipment yaitu:

1.) Sifat serta bentuk muatan

Tujuan pemakaian material handling equipment sendiri merupakan buat mengefisiensikan pekerjaan bongkar memuat ataupun pemindahan muatan. Oleh karenanya, yang wajib dicermati dikala memilah material handling merupakan sifat serta bentuk muatan itu sendiri.

Tipe dari bentuk muatan yang hendak dipindahkan dibedakan jadi 2, ialah:

- Muatan tumpahan( bulk load), ialah bahan yang ditangani dalam bentuk bulk load terdiri atas banyak partikel ataupun gumpalan yang homogen misal: batu bara, biji besi, semen, pasir, batu, tanah serta sebagainya.

- Muatan satuan (unit load), yaity unit load dapat jadi bulk load yang terbungkus, semacam didalam peti kemas, karung, serta lain- lain yang bisa berbeda dalam bobot serta bentuknya.

2.) Kapasitas yang diperlukan per jam

Kapasitas pemindahan muatan yang nyaris tidak terbatas serta berkisambungan dengan gampang bisa diperoleh pada tipe perlengkapan tertentu, misalnya conveyor.

Sedangkan itu pada crane jalur (crane gantung) ataupun truk yang memiliki kapasitas angkat yang lumayan besar sangat sesuai serta efektif apabila digunakan buat siklus kerja dengan gerak balik muatan kosong

3.) Cara penyusunan muatan pada tempat asal, akhir, dan antara

Menyusun muatan pada proses pemindahan tercantum aspek yang wajib diperhitungkan dalam memilah material handling equipment. Gimana posisi penataan muatan saat sebelum dinaikan serta sehabis dinaikan tidak boleh diabaikan.

Apalagi sebagian tipe material handling equipment bisa muat serta memecahkan muatan benda logistik secara mekanis sebaliknya yang lain memerlukan perlengkapan bantu bonus spesial. Misalnya muatan curah yang bisa ditumpuk, namun wajib diambil kala hendak memindahkannya lagi buat setelah itu dialihkan ke tempat lain di dalam jalan yang dilalui perlengkapan material handling ini.

4.) Arah serta jarak perpidahan

Kondisi dari area baik luas serta desain gedung ataupun kondisi permukaan tanah, tempat pengoperasian serta tempertur posisi kerja butuh dicermati. Bermacam tipe perlengkapan bisa mengangkut beban dalam arah vertikal ataupun arah horizontal.

Panjang jarak lintasan ataupun posisi pengambilan muatan pula sangat berarti dalam pemilihan material handling equipment. Dalam perencanaan, muatan dinaikan setelah itu dipindahkan menjajaki arah jembatan (girder), yang setelah itu diturunkan serta diposisikan pada lantai ataupun mesin- mesin perkakas yang dibutuhkan.

Bermacam tipe perlengkapan bisa memindahkan muatan ke arah horisontal ataupun vertikal ataupun dalam sudut tertentu. Dengan demikian, buat arah yang vertikal ataupun nyaris vertikal, dibutuhkan pengangkat,

crane, elevator, timba ataupun talam; buat gerakan horisontal dibutuhkan: truk bermesin ataupun tangan, sarana penggerak senantiasa, bermacam tipe convenyor, serta sebagainya.

Terdapat sebagian perlengkapan yang bisa bergerak menjajaki jalan yang berliku serta terdapat pula yang bergerak lurus menjajaki jalan yang satu arah. Panjang jarak perpindahan, posisi dari tempat pengambilan muatan, percabangan dari jalan perpindahan ke tempat tujuan pula sangat berarti dalam penentuan pemilihan material handling yang pas.

5.) Keadaan lokal industri ataupun pabrik

Posisi yang khusus tercantum luas serta bentuk posisi, tipe serta desain gedung, keadan permukaan tanah, lapisan yang bisa jadi buat unit pemrosesan, debu, serta kelengasan( humidily) area, terdapatnya uap serta bermacam tipe gas yang lain, temperatur serta sebagainya.

Pemilihan perlengkapan material handling didetetapkan pula oleh rencana ekspansi industri, jangka waktu pemakaian perlengkapan tersebut (permanen ataupun temporer), tipe sumber tenaga yang ada, permasalahan sanitasi, keselamatan serta kenyamanan kerja (K3).

Setelah industri memilih material handling equipment bersumber pada faktor-faktor teknis di atas, perlengkapan tersebut setelah itu butuh dibanding dari sudut pandang engineer serta ekonominya.

Dalam penilaian murah bermacam tipe perlengkapan, baik investasi dini ataupun operasional yang diperlukan wajib dipertimbangkan. Biaya investasi dini meliputi, harga peralatan sendiri, biaya pemasangan serta pengangkutan, dan biaya konstruksi yang dibutuhkan dalam pemasangan serta operasinya.

Biaya operasional mencakup:

- Gaji serta tunjangan dari pekerja

- Biaya listrik yang dipakai

-Biaya pelumasan, pembersihan, perlengkapan spesial, serta bahan lainnya

- Biaya perbaikan serta pemeliharaan

Perlengkapan material handling yang dipilih harus memenuhi semua tuntutan proses produksi sekaligus menjamin tingkat mekanis yang tinggi serta penggunaan tenaga kerja yang efisien. Dengan begitu, pemilihan mesin atau alat material handling yang tepat dapat menghasilkan investasi modal yang menguntungkan.